Posts Tagged ‘sumber berita

05
Feb
09

Menempatkan Pernyataan Narasumber

Dalam tulisan terdahulu, saya sedikit memaparkan pentingnya cuplikan wawancara dengan sumber terkait dan atmosphere / suasana yang terekam dalam sebuah laporan berita radio, untuk menunjukkan kebenaran sebuah peristiwa. Dengan menempatkan pernyataan sumber berita, berita kita akan memiliki kekuatan lebih.

Disamping suara / audio, pernyataan dari sumber berita bisa juga kita kutip sampaikan di awal, tengah maupun akhir sebuah laporan. Perlu diperhitungkan agar kutipan yang kita sampaikan isinya tidak sama persis dengan potongan suara narasumber yang akan kita siarkan. Misalnya, jika dalam wawancara dengan sebuah sumber kita mendapatkan bahasan A, B, C kita bisa mengutip pernyataan narasumber mengenai point A di awal laporan, kemudian memutar sebagian suara narasumber saat membahas point B dan mengakhiri laporan kita dengan mengutip point C.

Lanjutkan membaca ‘Menempatkan Pernyataan Narasumber’

17
Jul
08

Mencari Sumber Berita

Dalam mengelola sebuah radio berita, atau lebih sempit lagi bisa dikatakan dalam mengelola News Room, kita pasti pernah merasakan kekurangan berita. Mungkin memang ada saja kejadian kalau kita mau mencari-cari. Tapi jika dipaksakan, hasilnya tidak akan maksimal dan bahkan pendengarkan pun akan bisa merasakan kalau kita sedang mengada-ada atau istilahnya ‘beritanya dipaksakan’.

Kesan mencari-cari berita disaat tidak banyak peristiwa besar terjadi bisa kita minimalisir jika kita mengetahui apa saja yang bisa kita jadikan sebagai sumber berita. Kita pasti memahami bahwa kejadian atau peristiwa yang akan menjadi sebuah berita, tidak pernah terjadi di dalam studio radio kita dan bisa terjadi kapanpun tanpa mengenal waktu.

Lanjutkan membaca ‘Mencari Sumber Berita’

04
Jun
08

Detail sebelum menyajikan berita

Beberapa waktu yang lalu (akhir Mei 2008), sekitar 1 minggu setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM (23 Mei 2008 ) sempat muncul berita heboh tentang Achmad Zaini Suparta, yang mengaku memiliki kekayaan sebesar 20 kali lipat APBN. Jika besaran APBN sekitar Rp. 900 Miliar, maka jika apa yang disampaikan oleh Achmad Zaini benar, maka kekayaannya mencapai Rp. 18 ribu triliun.

Berita terkait:

Lanjutkan membaca ‘Detail sebelum menyajikan berita’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 572.458 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s