Posts Tagged ‘reporter



09
Mei
08

Wawancara untuk radio

Berdasarkan lokasi, wawancara bisa digolongkan menjadi dua macam, yaitu di dalam studio dan di luar studio. Masing-masing memiliki kesulitannya sendiri, sehingga jika reporter tidak memahami medan, bisa jadi akan mendatangkan masalah. Apa saja yang termasuk dalam wawancara di luar studio dan apa saja yang digolongkan sebagai wawancara di dalam studio? Apa saja yang perlu diperhatikan?

 

Lanjutkan membaca ‘Wawancara untuk radio’

26
Mar
08

Belajar dari Nora Ephron

Tidak banyak orang yang mengenal Nora Ephron. Wanita kelahiran 19 Mei 1941 ini mengawali karirnya sebagai jurnalis di New York Post kemudian mencoba menulis novel hingga menjadi penulis naskah film, produser dan sutradara.

Film karyanya diantaranya adalah When Harry Met Sally (1989), Sleepless in Seattle (1993), You’ve Got Mail (1998) dan Bewitched (2005). Saat ini ia sedang mempersiapkan 2 film terbarunya, yaitu Flipped yang akan dirilis pada 2008 dan Julie & Julia yang ditargetkan selesai diproduksi pada 2009.

Dalam sebuah seminar jurnalistik, Nora membahas topik Telling the Story. Sebagai orang radio, apakah reporter, scriptwriter atau penyiar, kita tidak akan bisa lepas dari tugas Lanjutkan membaca ‘Belajar dari Nora Ephron’

14
Mar
08

Rumus Jurnalistik Radio, a + b + c = C (bagian 1)

¬†Sebagai media audio, radio memiliki tantangan lebih untuk menyajikan informasi yang kredibel dan bisa dicerna dengan benar oleh pendengar tanpa distorsi. Radio yang mengandalkan telinga pendengar, juga sering disebut sebagai ‘half ears media’ atau media sambil lalu karena untuk mendengarkan radio, bisa dilakukan sambil melakukan kegiatan yang lain.

Dengan demikian, kredibilitas tidak dapat ditawar dan harus dijaga. Kredibilitas atau saya sebut sebagai C besar (diambil dari huruf depan Credibility), bisa dicapai jika berita yang kita sampaikan memenuhi unsur a, b dan c.

Lanjutkan membaca ‘Rumus Jurnalistik Radio, a + b + c = C (bagian 1)’

12
Mar
08

Berita radio jaringan, fenomena RRI ala swasta

TOWER Akhir-akhir ini, trend pembentukan jaringan media termasuk radio, semakin merebak di Indonesia. Secara umum, jaringan radio yang lazim ada di Indonesia paling tidak bisa dibagi dalam 3 kategori:

    1. Program Network atau kerjasama program, dimana radio induk berfungsi sebagai pembuat acara yang kemudian disebarkan ke radio-radio yang menjadi anggota jaringannya.
    2. Sales Network atau kerjasama penjualan, dimana anggota jaringan yang satu bisa menawarkan radio yang lain ke calon pemasang iklan.
    3. Total Network, dimana sebuah jaringan radio secara total mengelola radio-radio yang menjadi anggota jaringannnya, baik dari sisi program, SDM, hingga ke penjualan.

    Seiring dengan tumbuhnya jaringan radio di Indonesia, muncul juga berbagai acara yang
    Lanjutkan membaca ‘Berita radio jaringan, fenomena RRI ala swasta’

    03
    Mar
    08

    Tips membuat wawancara radio menarik

    wawancara Perbincangan atau wawancara di radio harus disajikan dengan menarik agar laku dijual kepada pendengar. Seringkali kita mendapati, sebuah wawancara radio yang berlarut-larut dan membosankan. Jika sudah begini, pendengar akan lebih memilih mendengarkan lagu daripada mengikuti obrolan di radio kita.

    Menarik dan tidaknya sebuah wawancara radio sangat tergantung pada 3 faktor utama, yaitu:

    Lanjutkan membaca ‘Tips membuat wawancara radio menarik’

    27
    Feb
    08

    Membangun News Room

    construction Besar kecilnya news room di dalam radio siaran, sangat tergantung pada kebutuhan dan jangkauan yang hendak dicapainya. Bisa jadi meski struktur news roomnya belum lengkap, proses pencarian dan penyajian berita tetap bisa dijalankan dengan baik.

    Sebagai acuan, berikut ini adalah struktur organisasi sebuah news room:

    Lanjutkan membaca ‘Membangun News Room’

    26
    Feb
    08

    Musik Underground DILARANG

    Tragedi konser launching album perdana band metal BESIDE di Bandung 9 Februari 2008 yang mengakibatkan 10 orang penonton meninggal dunia, berbuntut panjang. Seperti yang dilansir website koran Pos Kota, Gubernur Jawa Barat melarang konser musik underground.

    Paling tidak ada dua hal yang bisa kita cermati dari berita ini. Yang pertama adalah sikap birokrat yang memberangus kebebasan bermain musik dan opini wartawan yang ikut bermain dalam penulisan berita ini.

    Lanjutkan membaca ‘Musik Underground DILARANG’

    13
    Feb
    08

    Tips wawancara: ‘mengendalikan’ narasumber

    Kadang pada saat melakukan wawancara, penyiar, interviewer ataupun reporter harus berhadapan dengan berbagai macam masalah. Problem terberat muncul, jika ternyata pada saat wawancara berlangsung kita baru mengetahui bahwa narasumber yang dihadapi adalah orang yang “sulit”. Mulai dari sulit bicara hingga sulit diatur.

    Lanjutkan membaca ‘Tips wawancara: ‘mengendalikan’ narasumber’

    12
    Feb
    08

    Soundbite

    mic Wikipedia: In film and broadcasting, a sound bite is a very short piece of a speech taken from a longer speech or an interview in which someone with authority or the average “man on the street” says something which is considered by those who edit the speech or interview to be the most important point.

    Masih banyak reporter radio yang menyampaikan laporan tanpa dilengkapi dengan soundbite. Dari awal sampai akhir laporan yang terdengar hanya suara reporter menceritakan kejadian yang diliputnya. Dia tidak sadar bahwa tanpa soundbite, laporan yang disampaikannya menjadi tidak sempurna.

    Lanjutkan membaca ‘Soundbite’

    11
    Feb
    08

    Dicari: reporter radio

    Reporter Berniat mulai memasukkan unsur pemberitaan ke dalam radio? Yang perlu kita persiapkan adalah reporter. Jika news hanya menjadi pelengkap, kita tidak perlu merekrut wartawan secara khusus untuk menangani program pemberitaan. Kita bisa melatih penyiar untuk menjadi reporter, sehingga kita tidak perlu mengeluarkan dana lebih untuk mulai melakukan liputan.

    Lanjutkan membaca ‘Dicari: reporter radio’




    B r o a d c a s t o l o g y

    JANGAN ASAL COPY - PASTE



    Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

    The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

    Creative Commons License
    Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

    B e z o e k e r s


    tracker

    S t a t

    • 573.244 hits

    R a d i o p i n i

    A r c h i v e s

    T o p P o s t s