Posts Tagged ‘penyiar

16
Mei
13

Google luncurkan Radio Without Rules

Google baru-baru ini 15 Mei 2013 telah meluncurkan fasilitas baru yang disebutnya sebagai “radio without rules” yang memberikan kebebasan bagi penggunanya untuk mendengarkan lagu yang mereka suka secara streaming tanpa perlu mengunduhnya. Dengan diluncurkannya fasilitas ini, maka Google akan bersaing langsung dengan perusahaan penyedia layanan streaming lainnya seperti Pandora, Spotify dan tidak tertutup kemungkin juga akan bersaing dengan Apple iTunes. Lanjutkan membaca ‘Google luncurkan Radio Without Rules’

03
Jan
12

Belajar Siaran ala Raja George VI

Banyak teman-teman penyiar bertanya, bagaimana cara mengatasi salah ucap atau kesleo lidah saat siaran. Sepertinya, apa yang kita alami ini juga dialami oleh Raja George ke 6 yang menderita gagap jika berbicara di depan banyak orang. Penyakit ini menjadi kendala baginya, saat raja Inggris di era 1930an ini harus menyampaikan pesan melalui siaran radio ataupun saat berpidato didepan banyak orang. Perjuangannya untuk berlatih agar bisa berbicara lancar di depan mic dikisahkan dalam film The King’s Speech yang meraih piala Oscar ke 83 di tahun 2011 lalu. Klimax dari film ini adalah siaran radio pada tanggal 3 September 1939, dimana raja George ke 6 mengumumkan melalui radio bahwa pemerintah Inggris memutuskan untuk ikut terlibat dalam perang yang kemudian hingga sekarang kita kenal sebagai perang dunia ke 2. Lanjutkan membaca ‘Belajar Siaran ala Raja George VI’

25
Mar
11

Waspadai Dangdut Militan

Sekali-kali menulis tentang dangdut 🙂

Meski Project Pop menggaungkan Dangdut is the music of my country, tetap saja banyak orang memandang dangdut dan pecintanya sebelah mata. Dangduters dinilai – maaf – low class, uneducated atau low buying power. Namun, dari pengalaman saya di dunia radio, nilai-nilai tersebut tidak sepenuhnya benar.

Bagi saya, justru para pesuka dangdut ini memiliki beberapa kelebihan yang bisa ditangkap oleh radio dan pengiklan, antara lain: Lanjutkan membaca ‘Waspadai Dangdut Militan’

06
Jan
11

Memenangkan Pendengar

Survey pendengar, hal yang tidak asing bagi orang radio. Melalui survey pendengar kita bisa mengetahui apa yang disuka dan diinginkan oleh pendengar hingga mengetahui kondisi persaingan antara radio kita dan kompetitor. Hasil survey membantu kita untuk mengatur langkah selanjutnya agar dapat memenangkan pasar pendengar.

Semakin ketatnya persaingan antar radio dan kebutuhan radio untuk mengetahui hasil survey yang lebih detail, menantang Arbitron – sebuah lembaga survey di Amerika untuk menciptakan sistem survey PPM – Portable Lanjutkan membaca ‘Memenangkan Pendengar’

03
Nov
10

Meneropong Liputan Bencana

Tulisan ini adalah pandangan subyektif saya pribadi saat menonton pemberitaan mengenai bencana di televisi. Performance sejumlah reporter dalam memberikan laporan bencana, khususnya bencana letusan Gunung Merapi, seharusnya bisa lebih dimaksimalkan. Apakah mungkin reporter-reporter yang diturunkan untuk meliput bencana adalah reporter yunior? Ada beberapa hal yang seharusnya segera dievaluasi dan bisa di jadikan contoh bagi jurnalis radio agar hal yang sama tidak terulang.

1. Tidak runtut dalam menyampaikan laporan
Laporan yang dituturkan tidak rapi atau kadang penuturan berulang-ulang menyampaikan sesuatu yang sudah disampaikan dalam 2 – 3 kalimat sebelumnya. Penuturan semakin berantakan saat reporter harus menyampaikan laporan disaat yang bersangkutan mengalami kepanikan. Hal ini seharusnya bisa dihindari jika reporter mau meluangkan waktu beberapa saat sebelum waktu siaran langsung yang sudah disepakati bersama untuk Lanjutkan membaca ‘Meneropong Liputan Bencana’

15
Jul
10

You, Your Community and Me

Saat browsing, saya menemukan sebuah link di website radio Amerika – Voice Of America. Link ini menghantar saya ke sebuah website yang nampaknya masih dalam proses uji coba bernama MyVOA. Melalui website ini VOA berusaha membangun jejaring sosial bagi komunitas pendengarnya di seluruh dunia.
Selain bisa mencari teman dan menemukan berita-berita yang dipublikasikan oleh VOA, baik dalam bentuk text, audio maupun video, anggota komunitas juga bisa mengunggah tulisan di blog, foto dan video mereka. Bagi mereka yang sudah terbiasa dengan Facebook, tentunya sudah tidak asing lagi dengan fasilitas-fasilitas ini.
Tidak berhenti disitu, situs ini juga menyediakan fasilitas forum diskusi, sehingga kita bisa mendiskusikan topik-topik hangat yang sedang terjadi serta mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dalam English Forum Community. Lanjutkan membaca ‘You, Your Community and Me’
16
Jun
10

Bola 2010

Media tidak bisa lepas dari pemberitaan Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan. Kejuaraan sepak bola sedunia ini memang diminati oleh banyak orang, seperti yang diungkap dalam survey Nielsen:

“In the Asia Pacific region, Indonesians declares themselves the most avid followers of football with more than half (54%) saying they are fans of the game, followed by Vietnamese (52%) and Indians (47%).  But the appeal of the World Cup finals appears to reach far beyond football’s usual fan base – the Nielsen figures reveal that in all Asia Pacific countries, intent to follow the World Cup is much higher than the traditional football fan base.  Countries with the highest level of intent to follow the finals were South Korea (76%), Vietnam (68%) and China (65%).” Lanjutkan membaca ‘Bola 2010’

24
Jan
10

Be Popular

Radio kita lebih baik dari kompetitor, tapi mengapa masih saja tidak bisa mengalahkan kompetitor? Keadaan seperti ini yang sering membuat bingung saat kita melihat hasil survey pendengar.
Kita merasa acara-acara kita lebih baik, pilihan lagunya juga lebih bagus, terbukti respon pendengar saat kita membuka kesempatan dalam acara interaktif tidak pernah sepi. Dari sisi tekhnis, kualitas audio dan daya pancar juga tidak kalah. Bahkan penyiar kita lebih berkualitas dan berpengalaman karena kita sudah jauh lebih dahulu mengudara dibandingkan dengan kompetitor.
Lalu mengapa kompetitor yang penyiarnya siaran asal-asalan dan acaranya begitu-begitu saja, saat disurvey memiliki pendengar yang jauh lebih banyak dibandingkan radio kita? Apakah kita harus meniru gaya siaran mereka yang asal-asalan? Atau menduplikasi acara mereka? Bukan jaminan!
12
Des
09

Penyiar Salah ‘Ngomong’ Inggris?

Pernah mendengar atau bahkan mengalami sendiri saat siaran salah menyebutkan kata dalam bahasa Inggris?

Bagaimana rasanya? Kalau si penyiar sadar, dia akan malu. Bagi yang mendengar dan mengetahui kesalahan itu pasti akan mengernyitkan dahi, baca begitu saja kok salah.

Padahal bagi pendengar, seorang penyiar harus sempurna – pintar, serba tahu, tidak boleh salah.
Lanjutkan membaca ‘Penyiar Salah ‘Ngomong’ Inggris?’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 573.244 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s

T o p P o s t s