Posts Tagged ‘pengiklan

25
Mar
11

Waspadai Dangdut Militan

Sekali-kali menulis tentang dangdut 🙂

Meski Project Pop menggaungkan Dangdut is the music of my country, tetap saja banyak orang memandang dangdut dan pecintanya sebelah mata. Dangduters dinilai – maaf – low class, uneducated atau low buying power. Namun, dari pengalaman saya di dunia radio, nilai-nilai tersebut tidak sepenuhnya benar.

Bagi saya, justru para pesuka dangdut ini memiliki beberapa kelebihan yang bisa ditangkap oleh radio dan pengiklan, antara lain: Lanjutkan membaca ‘Waspadai Dangdut Militan’

26
Jul
08

Pilih mana? Pendengar atau Pengiklan

Banyak kesulitan yang dihadapi rekan-rekan pengelola radio dalam menggaet pengiklan. Selain susah mendapatkan pengiklan, radio juga dibenturkan pada posisi tawar yang lemah. Sehingga sering kali radio tidak bisa berbuat apa-apa jika pengiklan meminta fasilitas macam-macam dan menawar harga semurah mungkin.

Mengapa sebuah radio posisi tawarnya lemah dan tidak bisa menjadi pengendali penawaran harga?

Yang kita harus pikirkan adalah, siapa sebenarnya konsumen radio? Pengiklan atau pendengar? Jika kita telaah, yang menjadi konsumen sesungguhnya dari sebuah radio adalah pendengar kita. Sedangkan pengiklan akan secara otomatis menitipkan pesan promosinya jika radio kita memang memiliki banyak pendengar.

Dengan data jumlah pendengar yang kita miliki, pengiklan akan bisa menghitung efisiensi dan efektifitas menggunakan radio kita sebagai sarana promosi. Selain acara yang bagus dan jumlah pendengar yang banyak, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar proses selling menjadi lebih mulus.

Lanjutkan membaca ‘Pilih mana? Pendengar atau Pengiklan’

10
Mar
08

Mempertahankan Sang Bintang

EMOSI! Itulah perasaan yang biasanya langsung muncul jika mendengar penyiar atau staff kita – apalagi yang terbaik – dibajak oleh radio kompetitor. Sudah capek-capek mendidik, malah diambil orang lain. Setelah masalah ini terlanjur terjadi, barulah kita menyadari bahwa kita ternyata memiliki sumber daya unggul.

HR Hijacking bisa kita hindari jika dari awal sebagai pengelola radio kita memilki paradigma positif terhadap crew kita. Posisikan mereka sebagai BINTANG. Merekalah ARTIS yang kita punya, yang harus kita jaga dan kita rawat untuk menarik pendengar dan pengiklan.

Lanjutkan membaca ‘Mempertahankan Sang Bintang’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 573.000 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s