Posts Tagged ‘pendengar



15
Jul
10

You, Your Community and Me

Saat browsing, saya menemukan sebuah link di website radio Amerika – Voice Of America. Link ini menghantar saya ke sebuah website yang nampaknya masih dalam proses uji coba bernama MyVOA. Melalui website ini VOA berusaha membangun jejaring sosial bagi komunitas pendengarnya di seluruh dunia.
Selain bisa mencari teman dan menemukan berita-berita yang dipublikasikan oleh VOA, baik dalam bentuk text, audio maupun video, anggota komunitas juga bisa mengunggah tulisan di blog, foto dan video mereka. Bagi mereka yang sudah terbiasa dengan Facebook, tentunya sudah tidak asing lagi dengan fasilitas-fasilitas ini.
Tidak berhenti disitu, situs ini juga menyediakan fasilitas forum diskusi, sehingga kita bisa mendiskusikan topik-topik hangat yang sedang terjadi serta mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dalam English Forum Community. Lanjutkan membaca ‘You, Your Community and Me’
24
Jan
10

Be Popular

Radio kita lebih baik dari kompetitor, tapi mengapa masih saja tidak bisa mengalahkan kompetitor? Keadaan seperti ini yang sering membuat bingung saat kita melihat hasil survey pendengar.
Kita merasa acara-acara kita lebih baik, pilihan lagunya juga lebih bagus, terbukti respon pendengar saat kita membuka kesempatan dalam acara interaktif tidak pernah sepi. Dari sisi tekhnis, kualitas audio dan daya pancar juga tidak kalah. Bahkan penyiar kita lebih berkualitas dan berpengalaman karena kita sudah jauh lebih dahulu mengudara dibandingkan dengan kompetitor.
Lalu mengapa kompetitor yang penyiarnya siaran asal-asalan dan acaranya begitu-begitu saja, saat disurvey memiliki pendengar yang jauh lebih banyak dibandingkan radio kita? Apakah kita harus meniru gaya siaran mereka yang asal-asalan? Atau menduplikasi acara mereka? Bukan jaminan!
12
Des
09

Penyiar Salah ‘Ngomong’ Inggris?

Pernah mendengar atau bahkan mengalami sendiri saat siaran salah menyebutkan kata dalam bahasa Inggris?

Bagaimana rasanya? Kalau si penyiar sadar, dia akan malu. Bagi yang mendengar dan mengetahui kesalahan itu pasti akan mengernyitkan dahi, baca begitu saja kok salah.

Padahal bagi pendengar, seorang penyiar harus sempurna – pintar, serba tahu, tidak boleh salah.
Lanjutkan membaca ‘Penyiar Salah ‘Ngomong’ Inggris?’

06
Okt
09

Eksklusifitas: emosi atau kebutuhan

Paruh kedua tahun 2009, media di Indonesia banyak mendapat makanan empuk berupa berita-berita besar yang terjadi di negeri ini. Mulai dari peledakan bom JW Marriott dan Ritz Carlton Jakarta hingga penangkapan teroris, berbagai kasus korupsi hingga intrik KPK yang tak kunjung usai dan gempa bumi yang mengguncang Sumatera Barat di akhir September – awal Oktober 2009.

Radio, televisi, media cetak dan internet berlomba menyajikan berita paling cepat dan paling eksklusif. Eksklusifitas sebuah berita yang kita peroleh kadang membuat kita – secara emosional – ingin menunjukkan bahwa kita ‘lebih’ dibandingkan media kompetitor. Hal ini tidak salah dan merupakan kebanggaan yang perlu kita bagikan kepada pendengar / penonton. Harus diakui bahwa kecepatan dan eksklusifitas berita yang kita peroleh dipastikan dapat membantu meningkatkan jumlah pendengar / penonton kita. Lanjutkan membaca ‘Eksklusifitas: emosi atau kebutuhan’

06
Mar
09

VOA Economic Report

voa_wdc22 Radio memang dinamis. Rasanya kurang maksimal kalau sebuah radio dari dulu sampai sekarang acaranya itu-itu melulu. Orang program harus selalu melakukan evaluasi dan menciptakan kreatif-kreatif baru agar makin banyak kejutan yang bisa kita berikan ke pendengar.

Evaluasi berkala bisa kita lakukan setiap 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun tergantung dari kemampuan sebuah acara untuk bertahan hidup. Kita bisa melakukannya melalui survey pendengar. Tidak jarang pula sebuah acara yang baru kita ciptakan, harus kita matikan dalam waktu singkat karena tidak mendapat respon positif dari pendengar.

Lanjutkan membaca ‘VOA Economic Report’

03
Mar
09

News Digging

Di lapangan, seorang reporter yang kurang persiapan akan bingung dan bahkan tidak mengetahui apa yang harus dilakukan. Untuk menghindari hal ini, maka seorang reporter sangat dianjurkan untuk melakukan persiapan sebelum terjun ke lapangan. Salah satu persiapan yang perlu dilakukan adalah melalui “penggalian berita”.

Ada beberapa sarana yang bisa digunakan untuk menggali berita lebih dalam:

Lanjutkan membaca ‘News Digging’

05
Feb
09

Menempatkan Pernyataan Narasumber

Dalam tulisan terdahulu, saya sedikit memaparkan pentingnya cuplikan wawancara dengan sumber terkait dan atmosphere / suasana yang terekam dalam sebuah laporan berita radio, untuk menunjukkan kebenaran sebuah peristiwa. Dengan menempatkan pernyataan sumber berita, berita kita akan memiliki kekuatan lebih.

Disamping suara / audio, pernyataan dari sumber berita bisa juga kita kutip sampaikan di awal, tengah maupun akhir sebuah laporan. Perlu diperhitungkan agar kutipan yang kita sampaikan isinya tidak sama persis dengan potongan suara narasumber yang akan kita siarkan. Misalnya, jika dalam wawancara dengan sebuah sumber kita mendapatkan bahasan A, B, C kita bisa mengutip pernyataan narasumber mengenai point A di awal laporan, kemudian memutar sebagian suara narasumber saat membahas point B dan mengakhiri laporan kita dengan mengutip point C.

Lanjutkan membaca ‘Menempatkan Pernyataan Narasumber’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 573.000 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s