Posts Tagged ‘media cetak

12
Des
08

Nielsen: Listenership pendengar radio meningkat!

72% responden mengaku sibuk dan tidak punya waktu membaca koran!!

Begitulah kata Associate Director The Nielsen Company Indonesia Ika Jatmikasari saat memaparkan hasil survey yang dilakukan oleh lembaganya baru-baru ini. Responden di 4 kota besar yang disurvey hingga September lalu lebih suka mendengarkan radio, menonton televisi atau berselancar di internet ketimbang membeli media cetak. Kebiasaan ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga tahun depan.

14% memilih menonton televisi dan 11% tidak membaca media cetak karena alasan harga. 35% pembaca koran dan 45% pembaca majalah mengatakan kenaikan harga sudah mempengaruhi kebiasaan membaca dan mereka beralih ke media lain, seperti televisi, radio, dan internet. Ika Lanjutkan membaca ‘Nielsen: Listenership pendengar radio meningkat!’

17
Jul
08

Mencari Sumber Berita

Dalam mengelola sebuah radio berita, atau lebih sempit lagi bisa dikatakan dalam mengelola News Room, kita pasti pernah merasakan kekurangan berita. Mungkin memang ada saja kejadian kalau kita mau mencari-cari. Tapi jika dipaksakan, hasilnya tidak akan maksimal dan bahkan pendengarkan pun akan bisa merasakan kalau kita sedang mengada-ada atau istilahnya ‘beritanya dipaksakan’.

Kesan mencari-cari berita disaat tidak banyak peristiwa besar terjadi bisa kita minimalisir jika kita mengetahui apa saja yang bisa kita jadikan sebagai sumber berita. Kita pasti memahami bahwa kejadian atau peristiwa yang akan menjadi sebuah berita, tidak pernah terjadi di dalam studio radio kita dan bisa terjadi kapanpun tanpa mengenal waktu.

Lanjutkan membaca ‘Mencari Sumber Berita’

12
Mei
08

Stop Killing Journalist

Baru-baru ini saya membuka-buka website Reporters Without Borders  yang berjuang untuk mewujudkan kebebasan pers, baik media cetak, televisi, radio maupun internet. Dalam website ini banyak ditemukan data tentang kekerasan terhadap pers. Website ini mengingatkan betapa kerasnya upaya yang harus ditempuh untuk memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Melihat perjuangan dan pengorbanan rekan-rekan jurnalis di seluruh dunia, seharusnya kita malu jika masih ada jurnalis Indonesia yang masih menerima amplop dan masih ada reporter radio yang tidak menunjukkan profesionalisme dan semangat juang yang tinggi. Banyak diantara reporter kita yang tidak serius saat mendapat tugas ringan meliput suatu kejadian di dalam kota yang jauh dari konflik. Wawancara dan proses produksi tidak dilakukan dengan maksimal. Padahal banyak rekan-rekan seprofesi yang harus mendekam dalam penjara atau bahkan terbunuh saat bertugas.

Lanjutkan membaca ‘Stop Killing Journalist’

18
Mar
08

Rumus Jurnalistik Radio, a + b + c = C (bagian 3)

Dalam jurnalistik radio, kredibilitas adalah aset jurnalistik yang terbesar karena berkaitan dengan kepercayaan pendengar terhadap radio kita.

Setelah faktor a (accuracy) dan b (balance), kali ini akan dibahas faktor ketiga dalam rumus jurnalistik radio untuk mencapai C (credibility) yaitu:

Lanjutkan membaca ‘Rumus Jurnalistik Radio, a + b + c = C (bagian 3)’

09
Feb
08

Majulah Jurnalis Radio (hari pers nasional)

wartawan demo9 Februari 2008 diperingati sebagai hari pers nasional.
Sungguh ironis, meski sudah berusia 62 tahun, jurnalis di Indonesia masih banyak mengalami ketidakadilan.
Jika pada tahun 2006, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mencatat telah terjadi 53 kasus kekerasan terhadap pers di Indonesia, pada tahun 2007 jumlah ini meningkat menjadi 75 kasus.

Bagaimana dengan Jurnalis Radio?

Lanjutkan membaca ‘Majulah Jurnalis Radio (hari pers nasional)’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 573.244 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s

T o p P o s t s