Posts Tagged ‘materi siaran

12
Jul
08

Tielman Brothers (materi siaran)

Paling tidak tercatat ada 3 artis, tepatnya penyanyi kelahiran Indonesia yang justru lebih berjaya setelah mereka hengkang ke luar negeri. Entah mengapa nama dan karya mereka justru makin melambung setelah bermukim di negera lain? Apapun jawabannya, yang pasti prestasi yang mereka raih telah ikut mengharumkan nama Indonesia di belantika musik dunia. Bahkan salah satu dari mereka, yaitu Tielman Brothers sempat dikatakan menjadi inspirasi bagi The Beatles dan rockers yang bermuncul setelah mereka.

 

 

Anggun

Daniel Sahuleka

Tielman Brothers

read more click here read more click here read more click here

Lanjutkan membaca ‘Tielman Brothers (materi siaran)’

11
Jul
08

Memaksimalkan peran produser

Suatu hari di radio Antah Berantah FM seorang penyiar berdialog dengan bos kecil-nya.
DJ (penyiar): Pak, saya pulang dulu ya…
PD (manager siaran): Lho bukannya jam 14 – 17 nanti giliranmu menjadi produser?
DJ : Tenang pak, tadi semua sudah saya cek dan pastikan beres. Nanti siaran saya pantau dari rumah.
PD : ????

Di radio yang berbeda, seorang bos kecil sedang disidang oleh bos besar karena talk show yang pagi tadi disiarkan secara langsung tidak sesuai dengan standar siaran yang sudah ditentukan.
SM (Station Manager) : Kenapa talk show tadi pagi pembicaraannya melenceng dari yang sudah disepakati? Apa penyiarnya tidak mempersiapkan question list? Kenapa narasumber menyapa pendengar dengan call listener kompetitor? Apa narasumber tidak dibriefing dulu? Lanjutkan membaca ‘Memaksimalkan peran produser’

28
Mar
08

ReTelling – menulis untuk telinga

Meskipun kita bekerja di radio, kita tidak akan lepas dari pekerjaan tulis menulis. Tidak mungkin seorang penyiar bisa menyampaikan materi siaran, informasi atau berita yang terdiri dari beberapa kalimat secara instan tanpa persiapan sebelumnya. Dan seorang penyiar akan nampak lebih siap jika saat siaran dilengkapi dengan naskah siaran.

Seringkali saya menggunakan istilah retelling atau ‘menuturkan ulang’ untuk menjelaskan apa yang harus dilakukan oleh scriptwriter maupun penyiar baik dalam penulisan naskah berita atau naskah siaran. Saat siaran, kita menuturkan ulang berita dan informasi yang kita dapat, serta menuturkan ulang ke pendengar apa yang ada dibenak kita. Bukan membaca ulang!

Kadang kita hanya mengajarkan penyiar untuk bisa siaran dengan baik, namun lupa mengajarkan bagaimana menulis naskah siaran yang benar. Bagaimana membuat tulisan untuk siaran radio?

Lanjutkan membaca ‘ReTelling – menulis untuk telinga’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 573.182 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s

T o p P o s t s