Posts Tagged ‘jurnalis

25
Nov
08

Meliput konferensi pers

Konferensi pers adalah salah satu sumber berita kita. Seringkali konferensi pers digunakan oleh perusahaan, birokrat, organisasi, bahkan siapapun termasuk selebriti yang makin sering mengadakan konferensi pers untuk menceritakan urusan rumah tangganya, atau politisi yang sedang gencar mencari suara untuk menghadapi pemilu 2009.

Secara umum, konferensi pers tidak bisa dipisahkan dari tujuan mempromosikan sesuatu, entah diri mereka ataupun produk dan gagasan yang mereka miliki. Untuk itu, kta perlu bersikap skeptis dan memutuskan menugaskan reporter untuk meliput sebuah konferensi pers hanya jika memiliki nilai berita.

Perlu diingat, yang akan menjadi berita adalah dampak dari konferensi pers tersebut, bukannya konferens pers itu sendiri.

Lanjutkan membaca ‘Meliput konferensi pers’

22
Okt
08

Hak Tolak

Hari ini saya mendapatkan kesempatan mempraktekkan salah satu teori jurnalistik, yaitu kewajiban untuk melindungi identitas narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya. Selain itu, saya juga mendapatkan pelajaran baru, mengenai apa yang disebut sebagai Hak Tolak.

Kasus ini berawal dari adanya kritik dari salah satu pendengar yang disampaikan melalui sebuah radio. Pendengar tersebut mengkritisi kinerja dari salah satu lembaga hukum di kotanya. Berkaitan dengan fakta / data yang disampaikan, si pendengar meminta identitasnya tidak diekspos. Sebagai media, tentunya radio harus berkomitmen untuk melindungi narasumbernya.

Lanjutkan membaca ‘Hak Tolak’

01
Jul
08

Undangan seminar di Washington bagi jurnalis wanita

PRB, sebuah lembaga pemerhati populasi dunia, mengundang jurnalis wanita untuk menghadiri seminar gratis mengenai kesehatan, keluarga dan berbagai hal mengenai dunia wanita. Seminar ini akan diselenggarakan di Washington Amerika sekitar bulan Oktober atau November 2008. Biaya perjalanan dan seminar akan ditanggung sepenuhnya oleh PRB. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di bawah ini:

The Population Reference Bureau (PRB) is once again inviting applications to its Women’s Edition program.  Launched in 1993, Women’s Edition brings together senior-level women journalists – editors, reporters, and producers – from developing countries to examine important topics related to women’s reproductive health and development.

Women’s Edition offers a unique opportunity to become part of an international network of leading women journalists interested in women’s health and development. Up to 15 women journalists will be selected to participate for two years in the program.

Lanjutkan membaca ‘Undangan seminar di Washington bagi jurnalis wanita’

27
Jun
08

APRESIASI JURNALIS JAKARTA 2008

Ihwal Penghargaan

Apresiasi Jurnalis Jakarta merupakan suatu penghargaan yang diberikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta kepada jurnalis-jurnalis muda di Jakarta yang menunjukkan dedikasi dan konsistensi yang tinggi terhadap profesinya, melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas –diutamakan yang menggunakan teknik investigasi– dan menimbulkan pengaruh cukup luas di kalangan masyarakat.

Apresiasi Jurnalis Jakarta diberikan setiap tahun mulai tahun 2002, dan diumumkan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun AJI setiap Agustus. Penganugerahan penghargaan ini digagas sebagai upaya untuk ikut merangsang munculnya karya-karya jurnalistik yang berbobot dari para jurnalis muda di Jakarta. Lanjutkan membaca ‘APRESIASI JURNALIS JAKARTA 2008’

04
Jun
08

Detail sebelum menyajikan berita

Beberapa waktu yang lalu (akhir Mei 2008), sekitar 1 minggu setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM (23 Mei 2008 ) sempat muncul berita heboh tentang Achmad Zaini Suparta, yang mengaku memiliki kekayaan sebesar 20 kali lipat APBN. Jika besaran APBN sekitar Rp. 900 Miliar, maka jika apa yang disampaikan oleh Achmad Zaini benar, maka kekayaannya mencapai Rp. 18 ribu triliun.

Berita terkait:

Lanjutkan membaca ‘Detail sebelum menyajikan berita’

24
Mei
08

Perlindungan Jurnalis = Perlindungan Berpendapat

Bloggers Unite Kekurang pahaman masyarakat tentang Undang-Undang no.40 tahun 1999 tentang Pers, seringkali membuat sebagian orang yang merasa disudutkan oleh informasi (tulisan) dengan mudah mengatakan ‘Saya tuntut’ entah kepada lembaga pers ataupun kepada insan pers secara pribadi, meski yang diungkapkan adalah fakta.

Nampaknya masih banyak yang tidak mengetahui bahwa dalam undang-undang tersebut disebutkan:

 

  Lanjutkan membaca ‘Perlindungan Jurnalis = Perlindungan Berpendapat’

22
Mei
08

Kenaikan harga BBM

23 Mei 2008 pemerintah akan mengumumkan kenaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi sebesar 28.7%. Seperti sudah diketahui, kebijakan pemerintah ini memicu berbagai demo yang tersebar diberbagai tempat di Indonesia. Mulai dari aksi damai hingga demo yang diakhiri bentrok.

Masalah besar yang akan dihadapi bangsa ini sebenarnya adalah bukan kenaikan harga BBM, tapi efek yang akan muncul dari kenaikan itu. Rencana kenaikan harga BBM telah memicu kenaikan harga sejumlah kebutuhan dan dipastikan akan menambah jumlah masyarakat miskin di Indonesia. Apalagi kalau direalisasikan.

 

Lanjutkan membaca ‘Kenaikan harga BBM’

19
Mei
08

Stop Jual Diri dan Profesi!

_40741860_rupiah203Demi uang, sebagian manusia rela berbuat apa saja. Jurnalis / Reporter / Wartawan (juga manusia) juga ada yang bisa ‘dibeli’. Sungguh disayangkan sampai saat ini masih ada jurnalis yang tanpa dosa menerima amplop dari sebuah produk yang baru saja mengadakan jumpa pers, atau menerima transfer dari pihak yang sedang bermasalah supaya berita negatif bisa dibungkam.

Tidak dipungkiri bahwa kita bekerja untuk mencari uang. Hanya saja cara untuk mendapatkannya yang harus kita pilih dengan bertanggung jawab. Kita sendiri yang

Lanjutkan membaca ‘Stop Jual Diri dan Profesi!’

12
Mei
08

Stop Killing Journalist

Baru-baru ini saya membuka-buka website Reporters Without Borders  yang berjuang untuk mewujudkan kebebasan pers, baik media cetak, televisi, radio maupun internet. Dalam website ini banyak ditemukan data tentang kekerasan terhadap pers. Website ini mengingatkan betapa kerasnya upaya yang harus ditempuh untuk memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Melihat perjuangan dan pengorbanan rekan-rekan jurnalis di seluruh dunia, seharusnya kita malu jika masih ada jurnalis Indonesia yang masih menerima amplop dan masih ada reporter radio yang tidak menunjukkan profesionalisme dan semangat juang yang tinggi. Banyak diantara reporter kita yang tidak serius saat mendapat tugas ringan meliput suatu kejadian di dalam kota yang jauh dari konflik. Wawancara dan proses produksi tidak dilakukan dengan maksimal. Padahal banyak rekan-rekan seprofesi yang harus mendekam dalam penjara atau bahkan terbunuh saat bertugas.

Lanjutkan membaca ‘Stop Killing Journalist’

14
Apr
08

Wartawan Salah Kutip (dialog roy suryo vs blogger)

three monkeys11 April 2008 lalu, Roy Suryo dan komunitas blogger mengadakan dialog di Universitas Budi Luhur Jakarta. Memang dialog ini tidak banyak membicarakan kepentingan bangsa dan negara. Saya baru tertarik ketika membaca posting sejumlah rekan yang hadir dalam acara itu seperti:

 

Yang menarik perhatian saya, adalah statement Roy Suryo yang antara lain berbunyi:

Lanjutkan membaca ‘Wartawan Salah Kutip (dialog roy suryo vs blogger)’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 573.244 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s

T o p P o s t s