Posts Tagged ‘internet

01
Des
12

Kontes nge-Blog POP FM Jakarta

Ada kabar menarik buat anda pecinta radio dan pengguna internet. Akhir tahun ini salah satu radio kenamaan di Jakarta, POP FM yang mengudara di gelombang 103 FM mengadakan kontes menulis blog. Kontes ini dibuka selama bulan Desember 2012 memperebutkan hadiah Samsung Galaxy Tab.

Bagi anda yang gemar mendengarkan radio, tidak ada salahnya segera mecoba menulis dan mengikuti kontes ini. Siapa tahu hadiah jatuh ke tangan anda. Aturan main dan formulir pendaftaran bisa didapatkan di link ini.

Selamat menulis dan semoga menjadi pemenang!

Info lebih lanjut…….

Lanjutkan membaca ‘Kontes nge-Blog POP FM Jakarta’

17
Okt
12

Masihkah Radio Berjaya (Konsumsi Media di Indonesia 2012)

Kebiasaan manusia terus berubah seiring dengan Waktu yang terus berjalan dan tekhnologi yag terus berkembang. Demikian juga dengan kebiasaan konsumen media – termasuk pendengar radio – tentunya juga mengalami perubahan. Yang perlu dikhawatirkan oleh insan radio adalah, apakah radio konvensional masih didengar? Apa yang harus dilakukan oleh praktisi radio agar tidak tergerus oleh tekhnologi yang berkembang sedemikian pesat ? Lalu bagaimana peta persaingan radio – televisi dan berbagai media lainnya belakangan ini? Jelang akhir tahun 2012, Voice of America siaran Bahasa Indonesia mempublikasikan hasil riset mengenai pola konsumsi media di Indonesia yang dilakukan oleh Broadcasting Board of Governors sebuah badan yang menaungi lembaga-lembaga penyiaran internasional milik Amerika dan perusahaan riset Gallup. Riset ini dilakukan secara nasional di bulan Juli – Agustus 2012 pada 3000 penduduk Indonesia usia 15 tahun keatas. Lanjutkan membaca ‘Masihkah Radio Berjaya (Konsumsi Media di Indonesia 2012)’

25
Mar
11

Waspadai Dangdut Militan

Sekali-kali menulis tentang dangdut 🙂

Meski Project Pop menggaungkan Dangdut is the music of my country, tetap saja banyak orang memandang dangdut dan pecintanya sebelah mata. Dangduters dinilai – maaf – low class, uneducated atau low buying power. Namun, dari pengalaman saya di dunia radio, nilai-nilai tersebut tidak sepenuhnya benar.

Bagi saya, justru para pesuka dangdut ini memiliki beberapa kelebihan yang bisa ditangkap oleh radio dan pengiklan, antara lain: Lanjutkan membaca ‘Waspadai Dangdut Militan’

15
Mar
11

Think the Unthinkable

Persaingan media (termasuk radio) dalam memperebutkan income untuk saat ini dan masa depan, akan semakin ketat. Internet dan mobile gadget yang selama ini dianggap hanya sebagai alat atau bahkan sekedar mainan, diam-diam menggerogoti pasar sumber pemasukan utama bagi media konvensional, yaitu iklan.

Internet, untuk saat ini sudah tidak bisa kita artikan hanya sekedar situs berita atau radio / video streaming. Saat ini semakin banyak orang mengenal internet, didukung semakin murahnya harga berlangganan internet, murahnya perangkat komputer, dan semakin mudahnya untuk mendapatkan sambungan internet. Dalam strata paling Lanjutkan membaca ‘Think the Unthinkable’

01
Feb
11

Kencing Aja Bayar

Era Generation X, lalu ada Generation Y, sudah berlalu. Dari salah satu situs yang saya baca, katanya dalam dekade ini muncul generasi baru yang dikenal sebagai Generation G. Huruf G merupakan singkatan dari GENEROSITY yang dalam bahasa Inggris, berarti “habit of giving freely without expecting anything in return”. Jadi, jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, Generation G adalah generasi murah hati, yang suka memberi tanpa mengharapkan imbalan apapun.

Contoh kebiasaan untuk berbagi tanpa pamrih, menurut saya paling terasa  di dunia maya. Melalui jaringan sosial, bisa kita lihat berapa banyak Lanjutkan membaca ‘Kencing Aja Bayar’

04
Jan
11

radio feat. new media part.2

Dalam tulisan sebelumnya, saya mencatat paling tidak ada 3 hal yang harus dilakukan oleh radio konvensional agar tidak tergerus oleh new media. Best content yang mengacu kepada kebiasaan dan kebutuhan pendengar, best talent yang menjadi ujung tombak dari siaran kita, serta memanfaatkan tekhnologi – dalam hal ini new media – yang belakangan melaju semakin pesat.

Dengan memanfaatkan new media, kita Lanjutkan membaca ‘radio feat. new media part.2’

30
Okt
10

Radio feat. New Media part.1

Berbagai data yang tersebar di internet menunjukkan bahwa belakangan ini, pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan. Dari hasil riset yang dilakukan oleh Nielsen pada akhir tahun 2009, jumlah pengguna internet non mobile di Indonesia mengalami peningkatan hingga 2 kali lipat menjadi sekitar 17% dari jumlah penduduk Indonesia. Diperkirakan pada tahun 2010 ini pengguna internet pun bisa melonjak hingga 40 – 50 juta orang lebih. Jika ditambah dengan jumlah pengguna data melalui telpon selular, tentunya angka itu akan menjadi semakin besar, karena sampai saat ini saja tercatat 150 juta orang menggunakan telpon selular.

Data lain mengenai penggunaan internet di Indonesia bisa dilihat pada laporan dari Mobile Web Association atau di laporan Yahoo! South East Asia

Tingginya jumlah pengguna internet telah mempengaruhi kebiasaan pendengar radio. Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini mereka lebih sering membuka internet dan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk Lanjutkan membaca ‘Radio feat. New Media part.1’

27
Okt
10

Digital Convergence

Tahun ini, Voice of America – VOA kembali menyelenggarakan Affiliates Conference, sebuah konferensi bagi radio, televisi dan online yang menjadi mitra dalam menyiarkan acara-acara VOA.

Konferensi yang kali ini diselenggarakan di Bandung, mengangkat topik yang belakangan menjadi trend di kalangan media seluruh dunia, Digital Convergence 101: The Challenge of New Media.

Undangan dari VOA yang mengajak saya untuk berbagi pengalaman dengan teman-teman media, mengingatkan saya dengan tren yang terjadi beberapa tahun silam saat era internet mulai mewabah di Indonesia. Saat itu tarif berlangganan internet masih mahal, namun pendengar di sejumlah radio Lanjutkan membaca ‘Digital Convergence’

19
Okt
10

Era Baru Radio Berita

Baru menikmati udara bebas pasca reformasi 98, radio berita saat ini harus berpikir keras untuk menarik pendengar yang hanyut diterjang banjir informasi. Tidak bisa dipungkiri, jumlah radio saat ini bertambah banyak dengan berbagai pilihan format siaran, demikian juga media lain pun banyak bermunculan, mulai tv nasional dan lokal, banyak pilihan tv berlangganan, koran nasional dan lokal, hingga internet mulai dari portal berita sampai blog dan social media yang memungkinkan semua orang dengan mudah mengakses informasi dan menjadi publikator berita serta jurnalis warga.

Beberapa tahun lalu, radio masih menjadi salah satu sumber informasi, terutama di daerah. Pada saat itu, kita menyajikan berita dengan runtut, komplit dilengkapi suara narasumber dan sebagainya. Namun sekarang, apakah radio cukup hanya menyajikan informasi dalam bentuk yang sama seperti beberapa tahun lalu? Jawabnya tidak. Mungkin hal ini belum terjadi, tapi besar kemungkinan akan terjadi. Keunggulan radio menyajikan informasi dengan cepat  yang tak terpungkiri, saat ini telah tersaingi oleh kecepatan berita internet. Kondisi ini memaksa kita untuk tidak bisa berlama-lama bermain di kolam yang sudah keruh dengan menyajikan konten berita dalam kemasan baru.

Lanjutkan membaca ‘Era Baru Radio Berita’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 573.244 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s

T o p P o s t s