Posts Tagged ‘fakta

12
Agu
09

Media teror

Sejak terjadi ledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton Jakarta, 17 Juli 2009, media menjejali kita dengan berbagai berita mengenai teror ini. Hingga akhir pekan 08 Agustus 2009 lalu, beberapa stasiun televisi membombardir kita dengan menyiarkan secara langsung selama hampir 20 jam drama penyergapan safe house mereka yang diduga menjadi penyebar teror di negeri ini.

Melihat hal ini, saya sepakat dan salut akan kecepatan televisi dalam menyajikan informasi. Namun yang menjadi pemikiran saya, apakah hal ini diperlukan? Sebuah langkah strategis yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian, yang seharusnya dirahasiakan demi keberhasilan operasi tersebut, justru dijadikan konsumsi publik dalam bentuk siaran langsung. Apakah benar akan membawa manfaat bagi masyarakat? Atau, jangan-jangan pemberitaan ini hanya sekedar terpicu oleh pemikiran emosional untuk menghadirkan informasi secepat mungkin. Jika demikian, bagaimana dengan akurasi berita yang disajikan? Tidak heran jika KPI dan Polri sampai meminta agar televisi tidak mendramatisir berita yang disajikan.

Banyak hal yang bisa dipetik dari contoh kasus siaran langsung ini untuk kita terapkan di radio, agar jika diperlukan untuk menyiarkan secara langsung sebuah peristiwa besar yang tidak direncanakan sebelumnya, kita bisa menyajikannya dalam kemasan yang lebih tertata dengan isi yang bermanfaat bagi pendengar.

Lanjutkan membaca ‘Media teror’

09
Apr
09

Problem Komunikasi

Baru-baru ini, saya mendapat anggota team baru yang masih perlu belajar memahami arti penting dari komunikasi. Padahal dalam sebuah team kerja – yang bisa terdiri dari beberapa pribadi yang berbeda, hingga beberapa fungsi tugas yang berbeda – komunikasi dan saling memberi informasi sangat diperlukan. Gambar di samping menunjukkan bahwa tanpa adanya komunikasi yang baik, team kita tidak akan mencapai result yang maximal justru terlibat konflik.

Sebagai contoh:
Pada saat seorang penyiar menemukan adanya masalah tekhnis di dalam ruang siaran, bisa saja melaporkan kerusakan yang mendadak terjadi tersebut ke Station Manager. Apakah Lanjutkan membaca ‘Problem Komunikasi’

05
Feb
09

Menempatkan Pernyataan Narasumber

Dalam tulisan terdahulu, saya sedikit memaparkan pentingnya cuplikan wawancara dengan sumber terkait dan atmosphere / suasana yang terekam dalam sebuah laporan berita radio, untuk menunjukkan kebenaran sebuah peristiwa. Dengan menempatkan pernyataan sumber berita, berita kita akan memiliki kekuatan lebih.

Disamping suara / audio, pernyataan dari sumber berita bisa juga kita kutip sampaikan di awal, tengah maupun akhir sebuah laporan. Perlu diperhitungkan agar kutipan yang kita sampaikan isinya tidak sama persis dengan potongan suara narasumber yang akan kita siarkan. Misalnya, jika dalam wawancara dengan sebuah sumber kita mendapatkan bahasan A, B, C kita bisa mengutip pernyataan narasumber mengenai point A di awal laporan, kemudian memutar sebagian suara narasumber saat membahas point B dan mengakhiri laporan kita dengan mengutip point C.

Lanjutkan membaca ‘Menempatkan Pernyataan Narasumber’

18
Des
08

Lomba Lempar Sepatu untuk Bush

Sebuah situs menyajikan game online gratis, bagi mereka yang ingin mencoba melemparkan sepatu ke Bush.

George W. Bush mendapat pengalaman tidak mengenakkan saat melakukan kunjungan ke Irak (14 Desember 2008 ) di akhir masa jabatannya sebagai presiden Amerika Serikat.

Saat memberikan keterangan pers bersama Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki, seorang jurnalis Mutandar al-Zaidi yang Lanjutkan membaca ‘Lomba Lempar Sepatu untuk Bush’

16
Sep
08

berita yang membosankan

Saya teringat masa sekolah, saat mendapat tugas merangkum siaran berita radio dari guru bahasa Indonesia. Yang pertama muncul di pikiran adalah rasa malas dan enggan mendengarkan berita. Aduh…masa harus mendengarkan orang berbicara membaca berita sih! Membosankan!

Nampaknya ketidak-sukaan mendengarkan berita di saat sekolah menjadi bumerang, karena saat ini saya justru harus membuat berita. Tidak hanya itu, berita yang dibuat tidak boleh membuat orang bosan agar radio yang menyiarkan berita itu tidak ditinggalkan pendengar.

Lanjutkan membaca ‘berita yang membosankan’

30
Jul
08

Piramida Berita

Piramid SastraDalam buku Here’s the News – A Radio News Manual yang diterbitkan oleh Asia Pacific Institute for Broadcasting Development disebutkan, bahwa bentuk tulisan dalam sastra konvensional menggunakan teori piramida sastra. Tulisan dimulai dengan pendahuluan, kemudian isi tulisan dan diakhiri dengan klimaks yang ditulis dalam kesimpulan.

Sedangkan untuk menyusun naskah pemberitaan radio, digunakan teori piramida terbalik, dimana klimaks dari sebuah pemberitaan justru diletakkan di bagian awal / atas piramida.

Dengan demikian kita ketahui bahwa: dalam sastra, peristiwa terpenting terletak di bagian akhir, sedangkan dalam pemberitaan, bagian terpenting harus diletakkan di awal.

Lanjutkan membaca ‘Piramida Berita’

04
Jun
08

Detail sebelum menyajikan berita

Beberapa waktu yang lalu (akhir Mei 2008), sekitar 1 minggu setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM (23 Mei 2008 ) sempat muncul berita heboh tentang Achmad Zaini Suparta, yang mengaku memiliki kekayaan sebesar 20 kali lipat APBN. Jika besaran APBN sekitar Rp. 900 Miliar, maka jika apa yang disampaikan oleh Achmad Zaini benar, maka kekayaannya mencapai Rp. 18 ribu triliun.

Berita terkait:

Lanjutkan membaca ‘Detail sebelum menyajikan berita’

05
Mei
08

Dewa Dewi Kejujuran

Ditulis oleh: Yoghie Riezaldi

Sebenarnya semua mahluk di bumi ini tahu persis kalau kejujuran itu sangatlah penting. Semua tahu bahwa kejujuran adalah modal utama untuk mendapatkan kepercayaan, semua juga tahu kalau kejujuran sangat mempengaruhi pola pikir kita. Namun meskipun semua tahu kejujuran begitu mahal dan berharga, seringkali orang melupakan kekuatan dari kejujuran. Akhirnya mereka terjerembab bahkan mati oleh fakta kekuatan kejujuran ini. Kejujuran bukan hanya berkutat pada dunia keagamaan saja, namun dalam dunia broadcasting pun kejujuran tetap menjadi sesuatu yang primer.

Lanjutkan membaca ‘Dewa Dewi Kejujuran’

29
Mar
08

Watch Fitna the movie live via internet

fitnaControversial movie called Fitna is made by Dutch politican Geert Wilders and firstly broadcasted via internet by liveleak.com. Million people watched this movie only in a view hours after its launched. But now liveleak.com had been delete this movie from their server. Click here if you want to know more or watch this movie. (Ersin Kiris made movie to strive against Fitna, click here to watch.)

Reformasi, demokrasi, kebebasan berpendapat. Kata-kata ini sering sekali kita dengar pasca lengsernya orde baru. Radio sebagai media dihadapkan pada tanggung jawab yang lebih besar pada saat menghadapi kebebasan. Dulu kita mengenal istilah kebebasan yang bertanggung jawab, sekarang kita banyak melihat kebebasan yang kebablasan.

Tidak hanya di Indonesia, kebebasan yang kebablasan bisa terjadi di mana pun juga. Di Belanda yang dikenal sebagai negara sebebas-bebasnya, sedang ramai dibicarakan sebuah film yang dinilai memicu kebencian terhadap umat Islam. We are not agree with terrorism but this movie shows inappropriate way to express an idea.

Seperti apa filmnya?

Lanjutkan membaca ‘Watch Fitna the movie live via internet’

14
Mar
08

Rumus Jurnalistik Radio, a + b + c = C (bagian 1)

 Sebagai media audio, radio memiliki tantangan lebih untuk menyajikan informasi yang kredibel dan bisa dicerna dengan benar oleh pendengar tanpa distorsi. Radio yang mengandalkan telinga pendengar, juga sering disebut sebagai ‘half ears media’ atau media sambil lalu karena untuk mendengarkan radio, bisa dilakukan sambil melakukan kegiatan yang lain.

Dengan demikian, kredibilitas tidak dapat ditawar dan harus dijaga. Kredibilitas atau saya sebut sebagai C besar (diambil dari huruf depan Credibility), bisa dicapai jika berita yang kita sampaikan memenuhi unsur a, b dan c.

Lanjutkan membaca ‘Rumus Jurnalistik Radio, a + b + c = C (bagian 1)’




B r o a d c a s t o l o g y

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 573.244 hits

R a d i o p i n i

A r c h i v e s

T o p P o s t s